Belajar dan Bermain

June 13, 2009

belajardanbermainJangan Paksakan Anak TK Membaca

 

Anak-anak usia prasekolah dan TK sebaiknya tidak dipaksa untuk bisa membaca.

/

Sabtu, 13 Juni 2009 | 09:59 WIB

Laporan wartawan KOMPAS Imam Prihadiyoko

SERPONG, KOMPAS- Dinas Pendidikan Tangerang Selatan mengingatkan orangtua dan guru, serta penanggungjawab pendidikan di Tengerang Selatan, untuk tidak memaksakan anak pra-sekolah dan TK untuk membaca. Anak TK sebaiknya diberikan contoh dan teladan, pasalnya melalui contoh itulah, anak-anak pra sekolah lebih banyak belajar.

“Namun, orangtua memang sering menganggap jika lulusan TK Itu tidak bisa membaca, dianggap buruk,” ujar Muhammad Nur, dari Dinas Pendidikan Tangerang Selatan di Serpong, Sabtu (13/6), ketika memberi sambutan di pesta akhir tahun TK Islam Cikal Harapan BSD.

Muhammad Nur mengungkapkan, Dinas Pendidikan Tengerang Selatan belum terbentuk secara sempurna. Itu sebabnya pelayanan pendidikan belum maksimal. “Terutama, problem yang selalu muncul di awal tahun ajaran, pada saat pendaftaran siswa baru selalu akan menjadi masalah,” ujarnya.

Science Article

May 12, 2009

anjing_menyalaPara ilmuwan di Korea Selatan mengklaim telah berhasil mengkloning empat ekor anjing jenis beagle. Uniknya, tubuh keempat anjing tersebut bisa menyala.

Tubuhnya hanya akan berpendar warna merah jika dipapar sinar ultraviolet. Bagian yang berpendar terutama di kuku dan bagian tubuh yang berkulit tipis seperti perut.

Profesor Lee Byeoung-chun dari Universitas Nasional Seoul yang memimpin riset kloning ini menyebutnya sebagai anjing transgenik pertama di dunia yang membawa gen fluorescent. Sebelumnya, peneliti AS dan China baru bisa melakukannya pada tikus dan babi.

“Pencapaian penting dalam riset ini tidak hanya warna merahnya itu, namun gen yang berhasil kami tanam di tubuhnya,” ujar Lee. Teknik penyisipan gen yang dapat membuat tubuh berpendar biasanya dimanfaatkan untuk mendeteksi sel-sel kanker dalam rangka mengembangkan terapi pengobatan.

Tim yang dipimpin Lee menggunakan sel kulit anjing induknya untuk menghasilkan keempat anjing kloning tersebut. Para peneliti menyisipkan gen fluorescent sebelum intil sel tersebut disuntikkan ke dalam sel telur kosong dan ditanam ke rahim anjing angkatnya.

Anjing-anjing kloning tersebut lahir pada Desember 2007. Awalnya ada 6 ekor anjing kloning yang berhasil lahir dengan selamat, namun dua di antaranya tidak bertahan hidup. Empat lainnya yang sehat diberi nama Ruppy, kependekan dari ruby dan puppy.

Rumus dan penyelesaian soal

April 27, 2009

Lingkungan belajar murid Aang Sudarma

April 27, 2009

Demo mental-aritmatika dalam kejuaraan aritmatika se Asia Pasifik ke 6, 25 Desember 2004, di Taiwan

April 27, 2009

Program untuk membantu anak-anak yang tidak mampu

April 25, 2009

METODE AANG SUDARMA

April 15, 2009
metodeaang2

MATHEMATICS & SCIENCE CLUB

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.